Perusahaan Multifinance Beraset Rp1 Triliun – Di Bawah Rp5 Triliun

Perusahaan Multifinance Beraset Rp1 Triliun - Di Bawah Rp5 Triliun

Dalam Rating 135 Multifinance Versi Infobank 2023, kelompok perusahaan multifinance beraset Rp1 triliun – di bawah Rp5 triliun dihuni 35 perusahaan. Sebanyak 25 perusahaan multifinance memperoleh predikat sangat bagus.

Berikut top 5 perusahaan multifinance beraset Rp1 triliun s/d di bawah Rp5 triliun, serta profil singkat pencapaiannya.

Top 5 Perusahaan Multifinance Beraset Rp1 Triliun s/d Di Bawah Rp5 Triliun

1. BCA Multi Finance

Pada rating tahun ini, BCA Multi Finance mendapat predikat sangat bagus. Torehan ini menjadi cerminan dari kesuksesan perusahaan dalam menjaga performa bisnisnya di 2022.

Infobank mencatat, BCA Multi Finance sangat produktif di 2022 lalu, kinerja keuangan tumbuh di atas rata-rata industri multifinance.

Ini bisa dilihat pada laba bersih BCA Multi Finance yang tumbuh 33,78 persen atau menjadi Rp 98,26 miliar secara tahunan (yoy). Bukti lainnya, penyaluran pembiayaan mencapai Rp 1,37 triliun atau tumbuh 27,12 persen.

Selain itu, rasio pembiayaan terhadap total aset (FAR) sebesar 89,55 persen, berarti BCA Multifinance berhasil mengoptimalkan penggunaan aset produktifnya dan mencapai keuntungan maksimal.

Begitu juga dengan BO/PO yang hanya 69,37 persen, tampak perusahaan sangat efisien dalam menjalankan operasional bisnisnya.

Menutup 2022, BCA Multi Finance membukukan total aset Rp 1,53 triliun, meningkat 22,15 persen dari tahun sebelumnya. Sedangkan dari sisi modal sendiri bertambah 12,64 persen, menjadi Rp 950,59 miliar.

Peringkat Perusahaan Multifinance 2023 di IndonesiaBaca juga: Peringkat Perusahaan Multifinance 2023 di Indonesia

2. Hexa Finance Indonesia

Di posisi kedua dari kelompok beraset Rp1 triliun lebih yang memperoleh predikat sangat bagus adalah Hexa Finance.

Infobank menulis, Hexa Finance termasuk salah satu perusahaan multifinance yang paling efisien dalam mengelola operasional di tahun 2022. Tercatat, rasio BO/PO-nya hanya 13,34 persen.

Dari sisi bisnis, penyaluran pembiayaan mencapai Rp 1,37 triliun, atau tumbuh 75,23 persen dari tahun sebelumnya.

Derasnya pembiayaan dan efisiensi menjadi pendorong pertumbuhan laba yang mencapai Rp 62,57 miliar, melonjak 58,96 persen.

3. KDB Tifa Finance

Lompatan besar dilakukan oleh KDB Tifa Finance, dari peringkat sembilan tahun lalu naik ke posisi tiga pada rating tahun ini, sehingga mendapatkan predikat sangat bagus.

Apiknya kinerja KDB Tifa Finance tampak dari perolehan laba yang meroket 112,87 persen year on year, menjadi Rp 56,90 miliar. Pertumbuhan laba tersebut didorong oleh penyaluran pembiayaan sebesar Rp 1,25 triliun, meningkat 31,73 persen.

Akhir 2022, KDB Tifa Finance membukukan total aset Rp 1,60 triliun, naik 14,67 persen. Kecukupan modal pun terjaga, dengan rasio modal sendiri terhadap total aset mencapai 68,07 persen.

Perusahaan Pembiayaan Alat Berat di IndonesiaBaca juga: Perusahaan Pembiayaan Alat Berat di Indonesia

4. Swadharma Bhakti Sedaya Finance

Predikat sangat bagus yang didapat oleh Swadharma Bhakti Sedaya Finance pada rating tahun ini merupakan predikat prestisius yang disandang dan dipertahankan sejak tahun 2007. 16 tahun berturut-turut.

Dari sisi kinerja, perolehan laba bersih perusahaan mencapai Rp 73,33 miliar, naik 21,49 persen dari tahun sebelumnya. Sedangkan rasio return on equity (ROE) mencapai 12,25 persen, dan return on asset (ROA) tercatat 6,29 persen.

Sepanjang 2022, Swadharma Bhakti Finance menyalurkan pembiayaan mencapai Rp 1,15 triliun, naik 10,21 persen. Sementara total aset perusahaan menjadi sebesar Rp 1,22 triliun, tumbuh 10,49 persen.

5. Radana Bhaskara Finance

Kencangnya deru bisnis perusahaan sepanjang 2022 menghantarkan Radana Finance meraih predikat sangat bagus dalam rating kali ini.

Tahun 2022, Radana Finance menyalurkan pembiayaan Rp 1,44 triliun atau tumbuh 46,52 persen dibanding tahun 2021. Pertumbuhan itu lebih tinggi dari rata-rata pertumbuhan industri pembiayaan.

Dari sisi profitabilitas, Radana Finance mengantongi laba bersih sebesar Rp 41,81 miliar atau meningkat 17,85 persen. Dan dari sisi total aset perseroan juga bertambah 35,73 persen menjadi Rp 1,74 triliun.

Demikian tadi ulasan singkat 5 perusahaan multifinance beraset Rp1 triliun s/d di bawah Rp5 triliun, yang memperoleh predikat sangat bagus dalam Rating 135 Multifinance Versi Infobank 2023.

Apa Itu Multifinance atau Perusahaan Pembiayaan?Baca juga: Perusahaan Multifinance: Arti, Jenis dan Ruang Lingkup Usahanya

Sumber:  Infobank

error: Content is protected !!