Pengertian Kredit, Unsur, Fungsi dan Jenisnya

0

Istilah Credit, berasal dari perkataan latin Credo, yang berarti I Believe, I Trust, saya percaya atau saya menaruh kepercayaan. Perkataan Credo merupakan kombinasi perkataan sansekerta Cred yang berarti kepercayaan (trust) dan perkataan latin Do, yang berarti saya menaruh.

Lalu, apa definisi atau pengertian dari kredit? Untuk lebih mengenal tentang kredit dan seluk beluknya, penulis mencoba mengulasnya lebih mendetail.

Pengertian Kredit

Kredit adalah penyediaan uang atau tagihan yang dapat dipersamakan dengan itu, berdasarkan persetujuan atau kesepakatan pinjam-meminjam antara bank dengan pihak lain, yang mewajibkan pihak peminjam untuk melunasi utangnya setelah jangka waktu tertentu dengan pemberian bunga (Menurut Undang-undang Perbankan No. 10 Tahun 1998 tentang Perubahan atas UU No. 7 tahun 1992 tentang Perbankan).

Kredit diberikan atas dasar kepercayaan, sehingga pemberian kredit adalah pemberian kepercayaan. Hal ini berarti prestasi yang diberikan diyakini dapat dikembalikan oleh penerima kredit sesuai dengan waktu dan syarat-syarat yang telah disepakati bersama.

Apa Saja Unsur-Unsur Dalam Kredit?

Berdasarkan pengertian kredit diatas, terdapat unsur-unsur dalam kredit sebagai berikut:

  • Adanya dua pihak, yaitu pemberi kredit (kreditur) dan penerima kredit (nasabah/debitur). Hubungan pemberi kredit dan penerima kredit merupakan hubungan kerjasama yang saling menguntungkan.
  • Adanya kepercayaan pemberi kredit kepada penerima kredit yang didasarkan atas credit rating penerima kredit.
  • Adanya persetujuan, berupa kesepakatan pihak kreditur dengan pihak lainnya yang berjanji membayar dari penerima kredit kepada pemberi kredit. Janji bayar bisa berupa lisan, tertulis (akad kredit) ataupun berupa instrument (credit instrument).
  • Adanya penyerahan barang, jasa atau uang dari kreditur kepada debitur.
  • Adanya unsur waktu. Unsur waktu merupakan unsure essential kredit.
  • Adanya unsur risiko baik dipihak kredit maupun pihak debitur.
  • Adanya unsur bunga sebagai kompensasi (prestasi) kepada pemberi kredit.

Apa Saja Fungsi Kredit?

Kredit memiliki peranan yang sangat penting dalam perekonomian. Secara garis besar, fungsi kredit dalam perekonomian adalah sebagai berikut:

  • Kredit meningkatkan daya guna dari uang/modal.
  • Kredit meningkatkan daya guna suatu barang.
  • Kredit meningkatkan peredaran dan lalu lintas uang.
  • Kredit menimbulkan kegairahan berusaha masyarakat.
  • Kredit sebagai alat stabilisasi ekonomi.
  • Kredit sebagai jembatan untuk peningkatan pendapatan nasional.

Apa Saja Jenis-Jenis Kredit?

Jenis-jenis kredit dapat dibedakan berdasarkan tujuan penggunaan, jangka waktu, pihak penerima kredit, sektor ekonomi, sifat, bentuk, sumber dana, akad jaminan dan lain-lain. Pada artikel ini penulis hanya membahas berdasarkan jangka waktu dan tujuan penggunaan saja.

Jenis Kredit Berdasarkan Jangka Waktu

Kredit berdasarkan jangka waktu dibedakan sebagai berikut:

  • Kredit jangka pendek (Short term credit) adalah suatu bentuk kredit yang berjangka waktu maksimal satu tahun.
  • Kredit jangka waktu menengah (Intermediate term credit) adalah suatu bentuk kredit yang berjangka waktu dari satu tahun hingga tiga tahun.
  • Kredit jangka panjang (Long term credit) adalah suatu bentuk kredit yang berjangka waktu lebih dari tiga tahun.
  • Demand loan atau Call loan adalah suatu bentuk kredit yang setiap waktu dapat diminta kembali.

Jenis Kredit Berdasarkan Tujuan Penggunaan

Kredit berdasarkan tujuan penggunaannya dibedakan sebagai berikut:

  • Kredit Modal Kerja (KMK) adalah kredit yang dipergunakan untuk keperluan menambah modal kerja perusahaan, seperti pembelian bahan baku, biaya produksi, pemasaran dan lain-lain. Sebagai contoh, KMK untuk pembiayaan persediaan. Jangka waktu kredit ini paling lama 3 tahun.
  • Kredit investasi (KI) adalah kredit yang diberikan untuk membiayai kebutuhan barang-barang modal dalam rangka rehabilitasi, modernisasi, perluasan, pendirian proyek baru, dan/atau kebutuhan lainnya terkait investasi. Jangka waktu kredit investasi terdiri dari menengah atau panjang.
  • Kredit Konsumtif (KK) adalah kredit yang diberikan kepada perorangan yang dapat diajukan secara perorangan, kelompok atau melalui perusahaan untuk keperluan konsumtif dan/atau keperluan serbaguna. Kredit yang termasuk dalam kredit konsumtif ini adalah kredit perumahan, kredit kendaraan bermotor, kredit untuk pembelian alat-alat rumah tangga, kredit untuk pembayaran sewa/kontrak rumah, termasuk juga kredit profesi untuk pengembangan profesi tertentu seperti dokter, akuntan, notaries, dan lain-lain.

Referensi:
– Credit Management Handbook, Prof. Dr. H Veithzal Rivai, MBA & Andri Permata Veithzal, MBA
– Mengelola Bank Komersial, Ikatan Bankir Indonesia

Analisis KreditBaca juga: Analisis Kredit

About Author

Founder Kreditpedia | Financial Services Professional.. Read more

Leave A Reply

error: Content is protected !!