Warning: curl_setopt(): CURLOPT_FOLLOWLOCATION cannot be activated when an open_basedir is set in /home/kreditpe/public_html/wp-content/plugins/wonderm00ns-simple-facebook-open-graph-tags/public/class-webdados-fb-open-graph-public.php on line 865

Kenali Tipe-Tipe Peminjam Dalam Kredit

0

Pembaca, apakah utang adalah hal buruk dan dilarang? Sama sekali tidak. Dengan utang kita bisa mendapatkan hal-hal seperti memiliki rumah nan nyaman untuk didiami, mobil atau sepeda motor baru untuk dikendarai, menikmati makanan enak di restoran nan cozy, berselancar di dunia maya dengan smartphone tercanggih, mengenakan fashion serta aksesoris yang membuat diri kian cantik menawan, dan lain sebagainya.

Kalau utang tidak buruk, lalu apa yang buruk? Apa saja motivasi orang berutang? Apa kaitan antara utang dan penghargaan diri? Kenapa sebagian orang hidupnya selalu terkurung dalam pusaran utang? Temukan jawabannya pada ulasan berikut ini, teruslah membaca.

Menurut Garret Sutton, dalam bukunya The ABC’s of Getting Out of Debt, ada empat tipe profil peminjam, yaitu: tipe pengharap, pembuang, pengingin dan pemenang.

Tipe Pengharap

Tipe pengharap adalah orang-orang yang optimis dengan utang atau kredit. Dalam pandangan mereka jelas kalau mereka layak memiliki barang-barang bagus.

Motivasi mereka memiliki barang-barang bagus karena tidak mau ketinggalan dari tetangga sebelah. Hmm, rumput tetangga selalu kelihatan lebih hijau, ternyata.

Bagi mereka, membayar sejumlah cicilan/tagihan di beberapa tempat institusi kredit, bukanlah hal yang sulit untuk dilakukan. Mereka yakin kalau mereka bisa dengan mudah membayar cicilan/tagihan yang jatuh tempo. Mereka fokus pada pembayaran cicilan perbulan, tanpa memperhatikan jumlah utang keseluruhan yang mencapai jutaan rupiah yang menjadi kewajiban mereka.

Sebagai orang yang optimis, peminjam tipe ini melihat tahun-tahun mendatang akan selalu indah, pekerjaan yang lebih baik dengan penghasilan yang lebih besar, suatu masa depan dimana semua masalah finansial akan bisa terselesaikan.

Sayangnya, harapan tetaplah harapan, sedangkan kenyataan tidak seindah mimpi-mimpi mereka.

Tipe Pembuang

Tipe pembuang membelanjakan uang sebagai suatu pelarian. Karena penghargaan diri yang rendah, orang-orang tipe ini menggunakan uang untuk membeli barang-barang guna membuat diri mereka merasa lebih baik, bebas stres, dan terbebas dari masalah-masalah yang menghimpit mereka.

Saat sekarang ini, berbagai iklan terus berlomba-lomba membombardir alam pikiran konsumen. Berbagai macam promo dan fasilitas ditawarkan, seperti Bunga 0%, Buy Now Pay Later, Beli 2 Gratis 1, Discount 50%, bla bla bla bla… Semuanya menggoda dompet.

Dari industri kredit yang memberikan dukungan dengan berbagai program yang ada, kian menggugah hasrat mereka para tipe pembuang. Mereka akan terus membelanjakan uangnya.

Sebuah mobil, gadget, atau handbag terbaru atau pergi berlibur, bisa menghilangkan perasaan hampa mereka untuk sesaat. Akan tetapi, ketika perasaan hampa itu kembali hadir, tagihan-tagihan yang jatuh tempo telah ngantri didepan pintu rumah. Mereka akan mendapati diri mereka terkurung dalam pusaran utang.

Tipe Pengingin

Tipe pengingin identik dengan perilaku tidak bisa menunda “kesenangan segera”. Dorongan sesaat mereka begitu kuat, tidak sabaran, segera ingin memiliki barang-barang yang sudah terlihat didepan mata ataupun dibenak mereka.

Yang menjadi masalah dalam masyarakat kita adalah kenyataan bahwa kesenangan segera mendapat dukungan secara aktif. Anda bisa mendapatkan gadget, footwear, handbag, arloji, atau apapun dalam waktu kurang dari satu jam. Buy now pay later adalah pesan yang terus menerus mengiang di telinga.

Tidaklah mengherankan kalau mereka yang memiliki disiplin rendah terpikat dengan kenikmatan kesenangan segera.

Orang-orang tipe pengingin menginginkan segala sesuatu saat ini juga dan industri kredit melayani keinginan itu. Soal bayar itu urusan belakangan. Masalah? Nanti saja dipikirkan.

Tipe Pemenang

Orang tipe ini memiliki persepsi menang dengan kredit. Mereka menyadari ada ruang kemenangan besar yang dapat diwujudkan dengan menggunakan kredit untuk keuntungan mereka. Menggunakan kredit untuk keuntungan positif, supaya terlepas dari kebiasaan negatif.

Mereka memanfaatkan utang untuk tujuan produktif daripada konsumtif. Dari situ, mereka mampu menghasilkan uang jauh lebih besar daripada jumlah uang yang dipinjam, contohnya:

  • Pinjaman mortgage, property (rumah/ruko) disewakan, penyewa membayar uang sewa yang lebih besar dari angsuran perbulan.
  • Kredit kendaraan bermotor, mobil di-rental, uang sewa (harian/bulanan) yang didapat diatas dari cicilan kredit yang harus dibayar setiap bulannya.

Kata kuncinya, libatkanlah orang lain untuk membayar (melunasi) utang-utang Anda, sehingga menjadi utang lancar.

Orang yang cerdas secara finansial menggunakan utang lancar untuk memperkaya diri mereka, dan kondisi yang sama berlaku sebaliknya.

Nah pembaca, kira-kira Anda masuk dalam tipe yang mana?…

Pengertian Kredit, Unsur, Fungsi dan JenisnyaBaca juga: Pengertian Kredit, Unsur, Fungsi dan Jenisnya

About Author

Founder Kreditpedia | Financial Services Professional.. Read more

Leave A Reply

error: Content is protected !!