Cara Mudah Memahami Laporan Keuangan

0

Dalam proses analisis permohonan kredit, aspek keuangan memainkan peranan penting sekaligus menentukan. Dari analisis aspek keuangan ini, pihak pemberi kredit bisa membaca kemampuan calon nasabah (perusahaan) untuk menunaikan kewajibannya, membayar pokok utang plus bunga secara teratur dan tepat waktu. Berangkat dari laporan keuangan, kita memulai proses analisis kuantitatif (perusahaan) calon nasabah.

Laporan keuangan atau financial statement bukan hanya sekedar menggambarkan tentang kinerja keuangan, ataupun menunjukkan seberapa besar angka kekayaan atau kemiskinan perusahaan, namun lebih dari itu, ia bisa bercerita banyak kepada kita.

Dari laporan keuangan, kita bisa tahu jenis usaha/perusahaan, apakah perusahaan jasa, dagang, trading, atau manufacturing. Kita juga bisa tahu, berapa banyak shareholder akan mendapatkan keuntungan, bagian mana dari perusahaan yang menjadi lumbung profit center, bagian mana yang menjadi cost center, bagian mana yang banyak bocornya, bagian mana yang pintar berhemat.

Sumber data utama untuk melakukan analisis laporan keuangan adalah neraca (balance sheet), laporan rugi laba (income statement), dan laporan arus kas.

Ketiga laporan diatas lazim terdapat pada setiap perusahaan, apapun tipe perusahaannya. Masing-masing laporan memberikan cerita yang berkaitan satu sama lain secara konsisten.

Neraca

balance-sheet

Contoh Laporan Neraca (Balance Sheet)

Laporan Neraca atau balance sheet menunjukkan posisi keuangan perusahaan pada waktu tertentu.

Layaknya sebuah neraca untuk menimbang, sisi kiri dan sisi kanan neraca haruslah seimbang dalam satu garis lurus, dimana kedua sisi (kiri dan kanan) memikul beban yang sama.

Neraca Terdiri Dari 3 Komponen Pokok

  • Aktiva (Assets), terdiri dari aktiva lancar, investasi, aktiva tetap, aktiva tidak berwujud, aktiva lain-lain.
  • Kewajiban (Liabilities), terdiri dari kewajiban lancar, kewajiban jangka panjang, kewajiban lain-lain, utang yang disubordinasi.
  • Modal (Equity), terdiri dari modal saham, agio saham, laba yang ditahan, laba tahun berjalan, selisih penilaian kembali aktiva tetap.

Lalu, Apa Yang Bisa Kita Lihat Dari Laporan Neraca?

  • Berapa banyak modal yang ditanamkan oleh shareholder.
  • Berapa besar imbalan yang didapat shareholder dari tiap rupiah yang diinvestasikan.
  • Becus atau tidaknya para manager mengelola asset perusahaan, apakah kekayaan perusahaan bertambah atau tidak.
  • Seberapa besar utang dagang, utang pajak termasuk juga utang (gaji) karyawan yang harus dibayar.
  • Seberapa besar uang kas ditangan perusahaan, juga kas yang parkir di tempat lain.
  • Neraca (juga laporan keuangan yang lain) bisa dipakai untuk memprediksi masa depan perusahaan.
  • Dan banyak lagi.

Singkat cerita, dari Neraca kita mengetahui, uang yang masuk ke kantong perusahaan berasal dari siapa saja, nyangkut di bagian mana saja dan keluar lewat pintu mana saja.

Laporan Rugi Laba

income-statement

Contoh Laporan Rugi Laba (Income Statement)

Laporan rugi laba atau income statement atau disebut juga profit and loss statement, pada prinsipnya mencatat semua pendapatan dan pengeluaran yang dihasilkan oleh perusahaan. Dalam pencatatan tersebut, dipilah-pilah antara jenis pendapatan-pengeluaran yang diperoleh dari usaha/bisnis inti perusahaan, dan jenis pendapatan-pengeluaran yang didapat bukan dari usaha/bisnis inti.

Komponen Laporan Rugi Laba

  • Pendapatan / Penjualan
  • Harga Pokok Produksi / Penjualan
  • Laba Kotor/Bruto
  • Biaya Operasional
  • Laba Operasional
  • Pendapatan (Biaya) Lain-lain
  • Laba Bersih

Dari laporan Rugi Laba, bisa kita ketahui bagaimana kinerja manajemen perusahaan, berapa besar angka sales booking tahun ini? Apakah sales booking bisa menanggung biaya-biaya? Apakah perusahaan lagi jor-joran membuang uang lewat promosi produk? Berapa profit yang diperoleh tahun ini, minus atau surplus?

Laporan Rugi Laba juga menunjukkan apakah laba (rugi) bersih diperoleh dari bisnis inti perusahaan atau dari pendapatan lain-lain. Perlu dipertanyakan jika perusahaan memperoleh pendapatan terbesarnya lewat pendapatan lain-lain, bukan berasal dari bisnis inti.

Melalui laporan Rugi Laba, kita juga bisa melihat melalui kegiatan apa saja perusahaan beroperasi, bagaimana manajemen perusahaan menjalankan aktivitas operasional tersebut, dan progress keberhasilan operasional perusahaan.

Laporan Kas

cash-flow-statement

Contoh Laporan Kas (Cash Flow Statement)

Apakah laporan Kas juga perlu? Sebenarnya kita bisa mencukupkan dengan laporan Neraca dan laporan Rugi Laba, karena dari situlah laporan Kas dibuat. Akan tetapi, laporan Kas yang dibuat tersendiri, mempermudah kita untuk membaca hasilnya secara langsung.

Laporan Kas memberitahu kita mengenai jumlah kas yang nyata masuk ke kantong perusahaan dan jumlah kas yang ril keluar dari kantong perusahaan.

Laporan Kas berbeda dengan laporan Rugi Laba. Laba besar tidak mencerminkan kas besar, begitu juga sebaliknya.

Singkat kata, dari mana saja sumber uang masuk, digunakan untuk apa, dan berapa banyaknya, serta kemana saja uang keluar, digunakan untuk apa, dan berapa jumlahnya, semua tersedia dalam laporan kas.

Keterbatasan Laporan Keuangan

Meskipun berguna untuk mengenali kinerja keuangan perusahaan, laporan keuangan tidak sepenuhnya sempurna, tidak luput dari beberapa kelemahan, seperti:

Laporan keuangan bersifat kuantitatif, kita tidak bisa mengetahui fakta yang bersifat kualitatif, oleh sebab itu dalam membaca laporan keuangan, kita harus “mencoba keluar” dari hanya sekedar membaca deretan angka-angka.

Laporan keuangan (Neraca) menunjukkan posisi keuangan pada satu titik waktu tertentu, dan tidak menunjukkan kondisi pada titik waktu yang lainnya, sehingga terkadang tidak menggambarkan kondisi yang sebenarnya.

Laporan keuangan bersifat historis, yaitu laporan tentang hasil yang dicapai perusahaan di masa lalu, sedangkan dalam memberikan pinjaman atau kredit berhubungan dengan masa depan. Karena itu, laporan keuangan tidak bisa dijadikan sebagai satu-satunya sumber informasi dalam mengambil keputusan.

Begitulah kira-kira pembaca, dari uraian diatas, semoga bagi kita yang awam pun dengan mudah mulai bisa membaca, mengetahui dan memahami laporan keuangan.

Analisis Kualitatif dan Analisis KuantitatifBaca juga: Analisis Kualitatif dan Analisis Kuantitatif

About Author

Founder Kreditpedia | Financial Services Professional.. Read more

Leave A Reply

error: Content is protected !!