Daftar Pinjol Legal Yang Izinnya Dicabut OJK

0

Memasuki tahun 2021, tercatat ada 149 perusahaan fintech peer to peer (P2P) lending yang terdaftar dan berizin di OJK (Otoritas Jasa Keuangan). Namun jumlah fintech P2P lending atau pinjaman online (pinjol) legal itu terus mengerucut menjadi 104 penyelenggara pinjaman online hingga Oktober 2021.

Artinya ada 45 pinjol yang dibatalkan legalitasnya oleh OJK sepanjang tahun 2021. Berdasarkan data OJK, sebagaimana diwartakan oleh CNBC Indonesia, ada empat alasan 45 pinjol tersebut dibatalkan surat tanda bukti terdaftarnya. Apa saja? Berikut uraiannya.

1. Dibatalkan karena mengembalikan surat tanda terdaftar secara mandiri. Rinciannya sebagai berikut:

  • PT Global Kapital Tech – finsy
  • PT Gerakan Digital Akselerasi Indonesia – Pinjam KAN
  • PT Maslahat Indonesia Mandiri – bsalam
  • PT Arga Berkah Sejahtera – ArgaPro
  • PT Berkah Kelola Dana – KASPIA
  • PT Danon Digital Nusantara – Danon
  • PT Mitra Pendanaan Mandiri – MITRA P2P LENDING
  • PT Amanah Karyananta Nusantara – Mopinjam
  • PT Digilend Mobile Nusantara – Digilend
  • PT Digital Yinshan Technology – LadangModal
  • PT Finlink Technology Indonesia – Rupiah One
  • PT Kinerja Sukses Gemilang – kfund
  • PT Pendanaan Gotong Royong – Pinjam Disini
  • PT Newline Fintech Indonesia – ProsperiTree
  • PT Dynamic Credit Asia – goena
  • PT Sinergi Mitra Finansial – kredible
  • PT Digital Bertahan Indonesia – PASARPINJAM

2. Dibatalkan karena ketidakmampuan menyelesaikan komitmen peningkatan operasional. Ada 1 perusahaan fintech, yaitu:

  • PT Anantara Digital Indonesia – modal antara
Aturan OJK Tentang Bisnis Peer to Peer Lending Yang Perlu DiketahuiBaca juga: Aturan OJK Tentang Bisnis Peer to Peer Lending Yang Perlu Diketahui

3. Dibatalkan karena penyelenggara belum menyampaikan pemenuhan persyaratan perizinan sehingga tidak memenuhi ketentuan Pasal 10 POJK no. 77/POJK.01/2016 tentang LPMUBTI. Berikut daftarnya:

  • PT Mikro Kapital Indonesia – Mikro Kapital Indonesia
  • PT Pasar Dana Teknologi – Danadidik
  • PT Teknologi Finansial Asia – PiNBee
  • PT Artha Simo Indonesia – CANKUL
Baca juga: Kenali Modus Penipuan Pinjol Ilegal

4. Dibatalkan karena ketidakmampuan penyelenggara meneruskan kegiatan operasional. Ini rinciannya:

  • PT Empat Kali Indonesia – EMPATKALI
  • PT Indo Fintek Digital – MODALUSAHA
  • PT Dana Aguna Nusantara – DANAMART
  • PT Perlu Fintech Indonesia – iTernak
  • PT Digitron Solusi Indonesia – asakita
  • PT Jayindo Fintek Pratama – SolusiKita
  • PT Satrio Jaya Persada – Tree+
  • PT Teknologi Indonesia Sentosa – One Hope
  • PT PAM Finansial Teknologi – kontanku
  • PT Coco Digital Technology – KOTAK KOIN
  • PT Evian Teknologi Indonesia – Optima
  • PT Smart Karya Digital – FinanKu
  • PT Tujuh Mandiri Sejahtera – vestia
  • PT Berkah Finteck Syariah – Finteck Syariah
  • PT Pundiku Mitra Sejahtera – Pundiku
  • PT Serba Digital Teknologi – pinjamindo
  • PT Solusi Bijak Indonesia – Saku Ceria
  • PT Prima Fintech Indonesia – TEMAN PRIMA
  • PT Oke Ptop Indonesia – OK!P2P
  • PT BBX Digital Teknologi – BBX FINTECH
  • PT Alfa Fintech Indonesia – KREDITCEPAT
  • PT Digital Tunai Kita – TunaiKita
  • PT Kapital Boost Indonesia – KAPITALBOOST

** Sampai dengan 03 Januari 2022, terdapat 1 (satu) lagi pembatalan tanda bukti terdaftar, yaitu PT Kas Wagon Indonesia, dikarenakan tidak memenuhi ketentuan Pasal 10 POJK no. 77/POJK.01/2016 tentang LPMUBTI. Sehingga jumlah keseluruhan pinjaman online yang dibatalkan atau dicabut statusnya oleh OJK menjadi 46 pinjol.

Nah, itulah deretan pinjol legal yang dibatalkan statusnya oleh OJK. Untuk kenyamanan anda dalam bertransaksi pinjaman atau kredit online, OJK menghimbau agar tidak terjebak pinjol ilegal. Pastikan terlebih dahulu legalitas pinjol yang akan digunakan. Gunakan fintech P2P lending resmi atau pinjol yang terdaftar dan berizin di OJK.

Sumber:  ojk.go.id  |  cnbcindonesia.com

Baca juga: Perusahaan Pinjaman Online Yang Berizin di OJK

About Author

Leave A Reply

error: Content is protected !!