Perusahaan Fintech Yang Terdaftar di Bank Indonesia

0

Bank Indonesia (BI) mencatat sebanyak 41 perusahaan penyelenggara fintech (financial technology) terkait sistem pembayaran telah terdaftar di BI, hingga September 2018.

Setelah terdaftar, perusahaan fintech tersebut bakal melalui tahapan uji coba terbatas atau regulatory sandbox, sebelum akhirnya mendapat perizinan dari BI.

Regulatory sandbox adalah suatu ruang uji coba terbatas yang aman untuk menguji penyelenggara fintech, termasuk produk, layanan, teknologi dan/atau model bisnis lainnya (PLTM). Program ini bertujuan untuk memberi ruang bagi penyelenggara fintech guna memastikan bahwa produk, layanan, teknologi dan/atau model bisnisnya telah memenuhi kriteria regulator.

Peraturan Anggota Dewan Gubernur BI No. 19/14/PADG 2017 tentang Ruang Uji Coba Terbatas (Regulatory Sandbox) Teknologi Finansial telah menentukan bahwa penyelenggara fintech harus memenuhi sejumlah kriteria.

Sejumlah kriteria yang ditetapkan BI bagi fintech yang masuk dalam tahapan regulatory sandbox, diantaranya mengandung unsur yang dapat dikategorikan ke dalam sistem pembayaran, ada unsur inovasi, non-eksklusif, bermanfaat, bisa digunakan secara massal, serta telah dilengkapi dengan identifikasi dan mitigasi risiko. Kalau lolos regulatory sandbox, perizinan akan lebih mudah.

Berikut daftar penyelenggara fintech seperti yang diumumkan di laman bi.go.id:

Perusahaan Fintech Yang Terdaftar di Bank Indonesia

Produk (PLTM) Perusahaan Fintech Tanggal Daftar
Cashlez Mpos PT Cashlez Worlwide Indonesia 08-03-2018
Pay by QR PT Dimo Pay Indonesia 08-03-2018
Bayarind Payment Gateway PT Sprint Asia Technology 08-03-2018
Toko Pandai PT Toko Pandai Nusantara 08-03-2018
YoOK Pay PT Moneta Digital Internasional 08-03-2018
Halomoney PT Money Guru Indonesia 08-03-2018
Duithape PT Virtual Online Exchange 08-03-2018
Saldomu PT Mitra Pembayaran Elektronik 08-03-2018
Disitu PT Gapura Data Kreasi 29-03-2018
PajakPay PT Achilles Financial Systems 29-03-2018
Wallez PT Wallez Finansial Teknologi 29-03-2018
Lead Generation; Credit Scoring; Check Loan; MarketPlace PT Trusting Social Indonesia 29-03-2018
Netzme PT Netzme Kreasi Indonesia 29-03-2018
Mareco-Pay PT Mareco Prima Mandiri 29-03-2018
iPaymu PT Inti Prima Mandiri Utama 29-03-2018
Kanten (KT-Pay) PT Aplikasi Solusi Data Indonesia 23-04-2018
PrivyID PT Privy Identitas Digital 23-04-2018
Emvazo PT Monokrom Digital Teknologi 23-04-2018
OttoPay PT Reksa Transaksi Sukses Makmur 23-04-2018
SatuBon PT Indo Sukses Mandiri 23-04-2018
OttoCash PT Transaksi Artha Gemilang 23-04-2018
Paprika PT Paprika Multi Media 23-04-2018
Celengan.ID PT Celengan Inovasi Keuangan 23-04-2018
Danaxtra.com PT Synergys Lima 14-05-2018
Jaringan IDN & Sistem IDN PT Infra Digital Nusantara 14-05-2018
Davestpay PT Hensel Davest Indonesia 14-05-2018
Cermati.com PT Dwi Cermat Indonesia 14-05-2018
EstaKios PT Esta Digital Niaga 14-05-2018
Infinitium Mobile Secure dan Mobile eXperience; Bank Payment Gateway PT Infinitium Solutions 14-05-2018
Kreditgogo.com PT Kredit Gogo Informatika 14-05-2018
Tupai PT Mitra Pajakku 20-07-2018
SwipePay PT First Payment Indonesia 20-07-2018
Member Card Management System (MCMS) PT Prima Vista Solusi 20-07-2018
Easylife.id PT Tujuh Insan Solusindo 20-07-2018
Pampasy PT PAM Digital Teknologi 20-09-2018
Bank as a Service (BaaS) PT Matchmove Indonesia 20-09-2018
Sikatabis.com PT Sikatabis Media 20-09-2018
Paper.Id PT Pakar Digital Global 20-09-2018
Midtrans PT Midtrans 20-09-2018
Rumah Sahabat Desa PT Danarta Saudara Sejahtera 20-09-2018
NiX PT Nickel Finansial Indonesia 20-09-2018

Dari 41 perusahaan fintech tersebut diatas, satu diantaranya sudah masuk dalam tahap regulatory sandbox, yaitu layanan fintech Toko Pandai milik PT Toko Pandai Nusantara.

Peraturan Bank Indonesia Tentang Penyelenggaraan FintechBaca juga: Peraturan Bank Indonesia Tentang Penyelenggaraan Fintech

About Author

Founder Kreditpedia | Financial Services Professional.. Read more

Leave A Reply

error: Content is protected !!